Rheumatology
Diabetes
Heart info
Stroke
Cancer
Others
 
   
   
Profile Healthy Food Books & Articles Event

Tuti Soenardi, ahli gizi lulusan Akademi Gizi, Bogor tahun 1959, mengajar di Akademi Gizi tersebut dari tahun 1962 sampai sekarang. Pernah bekerja sebagai ahli gizi pada beberapa rumah sakit pemerintah, maupun swasta. Dalam kesibukannya memberikan konsultasi gizi untuk umum, beliau juga melayani katering khusus bagi penderita gangguan kesehatan, serta aktif pula di Organisasi Profesi Persatuan Ahli Gizi Indonesia.

Selain bidang gizi, beliau juga menekuni bidang kuliner. Seni kuliner dipelajarinya secara otodidak berdasarkan pengalaman bertahun-tahun, dan secara formal di berbagai sekolah khusus seni kuliner di manca negara, antara lain Cordon Bleu - Paris, Town Gas Center - Hongkong, dan UFM Cooking School - Bangkok.

Berbagai penghargaan dari pemerintah banyak diperolehnya, antara lain :

  • Penghargaan PARAMA BOGA NUGRAHA dari Departemen Pangan dan Hortikultura Republik Indonesia pada Hari Pangan Sedunia ke-18 tahun 1998, untuk prestasinya membuat Pepes Ikan Nusantara selera 27 Propinsi Indonesia.
  • Penghargaan selaku Ketua Yayasan Gizi Kuliner Jakarta di bidang penyehatan makanan dan sanitasi dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-35 tahun 1999, di Cirebon.

Dengan kreatifitasnya menciptakan kreasi resep, beliau menyatukan seni kuliner dan pengetahuan gizi. Beliau telah banyak menyusun buku masak yang telah diterbitkan oleh berbagai penerbit di Jakarta. Selain itu, beliau juga mengadakan kerja sama dengan berbagai imstansi pemerintah maupun swasta dalam penyelenggaraan seminar dan demo masak di berbagai kota, dan menjadi pelatih gizi kuliner untuk berbagai rumah sakit di Indonesia.

 


Kompas, xx xxxxx xxxx

Tuti Soenardi dan Mimpi tentang Makanan Indonesia

Ada banyak ahli gizi dan ada banyak pula orang yang pandai memasak. Yang jarang adalah orang yang memiliki dua keahlian itu sekaligus. Lebih jarang lagi adalah mereka yang punya kemampuan menu-liskan pengetahuannya itu serta punya tekad kuat membuat makanan Nusan-tara menjadi tuan rumah di negerinya sendiri... (selanjutnya)

 


Nova, 16 Mei 2004

Enam Ibu Raih Penghargaan Nova
DARI KASIH SAYANG IBU SAMPAI PENGUSAHA BUMBU

Tuti Soenardi - Siapa tak kenal pakar gizi yang jago masak ini? Tuti Soenardi sudah berkeliling ke pelo-sok Indonesia untuk mem-buka wawasan masyarakat tentang pentingnya gizi, sekaligus mendemokan keahliannya memasak... (selanjutnya)

 

Senior, xx xxxxx xxxx

Demo Masak untuk Anak Autis

Banyak orangtua yang anaknya menyandang autisme bingung ketika dokter menyodorkan berba-gai larangan makan,"Terigu gak boleh, susu dilarang, coklatpun begitu. Bingung jadinya," ujar Nia, wira-swastawan.
Sebetulnya ada resep-resep masakan khusus penyandang autisme yang bisa mereka contek. Tapi mengingat resep itu berasal dari Barat, banyak bahan yang tidak bisa dibeli di Indonesia...(selanjutnya)
 
 
     
copyright © 2004 tutisoenardi.com. All rights reserved.